Di Tengah Padatnya Jadwal Reses, Ir. Iskandar Sisihkan Waktu Besuk Warga Sakit Stroke, Lumpuh dan Korban Air Keram

Politik 24 May 2026 23:53 2 min read 113 views By Admin User

Share berita ini

Di Tengah Padatnya Jadwal Reses, Ir. Iskandar Sisihkan Waktu Besuk Warga Sakit Stroke, Lumpuh dan Korban Air Keram
SIMEULUE, Teras Aceh.com | Agenda reses biasanya padat dengan dialog dan berbagai usulan. Tapi bagi Ir. Iskandar, anggota DPR Aceh Dapil 10 dari parta...

SIMEULUE, Teras Aceh.com | Agenda reses biasanya padat dengan dialog dan berbagai usulan. Tapi bagi Ir. Iskandar, anggota DPR Aceh Dapil 10 dari partai Golkar, ada satu jadwal yang ia anggap tak bisa dilewatkan menjenguk warga yang sedang sakit.

 

Di sela-sela padatnya agenda pertemuan dengan masyarakat Desa Simpang Abai dan Situbuk kecamatan Teupah Tengah, Minggu 24/5/2026, Iskandar menyempatkan diri singgah ke tiga rumah warga desa Situbuk. Pertama, rumah Kardiyansah, 55 tahun, yang sudah sakit menahun terbaring dirumah akibat terkenak air keram, kemudian ke rumah Teuku Sai, 60 tahun juga sudah menahun terbaring lemah akibat stroke dan Rita monmina, 40 tahun, terkena penyakit lumpu layu.

 

 Iskandar masuk dengan langkah pelan, sambil membawa buah tangan amplop yang disalamkan langsung kepada mereka untuk biaya berobat. 

 

“Saya bukan datang sebagai anggota dewan. Saya datang sebagai anak kampung yang ingin melihat keadaan keluarga sendiri,” ujar Iskandar sambil menggenggam tangan teuku sai yang dingin.

 

Di rumah teuku sai, keluarganya menceritakan kesulitan biaya berobat dan transportasi ke puskesmas. Iskandar mendengarkan dengan tenang, sesekali mengusap bahu keluarga Teuku Sai yang menahan tangis.

 

Kunjungan berikutnya ke rumah kardiansyah tak kalah mengharukan. Ia yang masih lemas terbaring kaku akibat air keram saat melaut. Kardiansyah bercerita saat dia terjatuh keram menyerang di tengah laut. Beruntung warga cepat menolong, katanya. 

 

Selanjutnya kerumah Rita monmina yang lumpuh layu sudah bertahun tahun 

 

Kehadiran Iskandar membuat keluarga ketiga warga itu terharu. Mereka tak menyangka anggota dewan Aceh mau datang langsung, bukan hanya mengirim staf.

 

“Kita ini orang kecil. Didatangi saja sudah cukup menguatkan hati. Apalagi mau membantu,” kata keluarga rita monmina, sambil menyeka air mata.

 

Bagi Iskandar, reses bukan hanya soal mencatat proyek infrastruktur dan berbagai usulan. Ia menyebut kunjungan kemanusiaan seperti ini adalah pengingat bahwa politik harus punya rasa.

 

“Anggaran bisa habis, jalan bisa rusak lagi. Tapi rasa peduli dan kepercayaan warga itu yang harus kita jaga,” tutupnya sebelum berpamitan. (ta/as)

TerasAceh

Recent Articles

Popular Articles