Ir. Iskandar DPRA Reses di Air Dingin : Warga Minta Gerai Souvenir Khas Simeulue dan Dukungan UMKM

Politik 24 May 2026 20:16 2 min read 131 views By Admin User

Share berita ini

Ir. Iskandar DPRA Reses di Air Dingin : Warga Minta Gerai Souvenir Khas Simeulue dan Dukungan UMKM
SIMEULUE, Teras Aceh.com | Suasana Desa Air Dingin mendadak ramai, Minggu 24/5/2026. Warga memadati  Mesjid Nurul Huda Desa Air Dingin untuk ber...

SIMEULUE, Teras Aceh.com | Suasana Desa Air Dingin mendadak ramai, Minggu 24/5/2026. Warga memadati 

Mesjid Nurul Huda Desa Air Dingin untuk bertemu langsung dengan anggota DPR Aceh dalam agenda reses tahap II tahun 2026. 

 

Reses ini menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan keluhan dan harapan pembangunan secara langsung, tanpa perantara.

 

Anggota DPRA Dapil 10 dari Partai Golkar, Ir. Iskandar, memimpin pertemuan tersebut. Ia didampingi Kepala Desa Air Dingin dan sejumlah tokoh masyarakat setempat. 

 

“Reses bukan sekadar formalitas. Kami datang ke desa untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan mendesak warga Air Dingin,” ujar Iskandar saat membuka pertemuan.

 

Sepanjang sesi dialog, warga menyoroti tiga masalah utama yaitu pembangunan infrastruktur, pengembangan UMKM, dan pengadaan sarana tangkap bagi nelayan. 

 

Suara ibu-ibu pengrajin dan pemuda desa juga bergemuruh pada kegiatan itu. Kali ini warga Air Dingin fokus pada dua hal yaitu pengembangan UMKM dan pembuatan gerai souvenir khas Simeulue agar bisa dijual ke wisatawan.

 

“Kami punya anyaman pandan, kuliner, kain tenun sederhana, serta souvenir lainnya. Tapi belum ada wadah dan pelatihan biar bisa jadi oleh-oleh khas yang layak dijual,” kata Daliati, salah satu pengrajin di desa itu.

 

Keluhan serupa datang dari pemuda desa. Mereka melihat potensi wisata Simeulue besar, tapi belum ada produk souvenir lokal yang menjadi ciri khas. Selama ini wisatawan pulang hanya membawa foto, bukan kerajinan tangan warga.

 

Menanggapi itu, Iskandar mencatat seluruh usulan dan menyebutnya sebagai peluang ekonomi nyata. 

 

“UMKM dan souvenir khas adalah jalan pintas menghidupkan ekonomi desa. Kalau dikemas bagus dan ada pelatihan, produk Desa Air Dingin bisa dipasarkan di gerai souvenir. Ini akan menambah pendapatan masyarakat,” tegas Iskandar di hadapan warga.

 

Ia berjanji akan mendorong Dinas Perindustrian, Koperasi, dan Pariwisata Aceh untuk turun langsung memberikan pelatihan desain produk, pengemasan, dan akses pemasaran digital. Selain itu, ia akan mengusulkan anggaran khusus untuk fasilitasi galeri UMKM desa dalam pembahasan APBA.

 

Kepala Desa Air Dingin, Ismadi Alamsyah, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, warga sudah siap asal ada pendampingan teknis. 

 

“Kalau ada pendampingan, penghasilan masyarakat pasti naik. Kami siap bergerak,” ujarnya.

 

Di akhir pertemuan, Iskandar berjanji akan kembali memantau tindak lanjut agar program tidak berhenti di atas kertas. (ta/am

TerasAceh

Recent Articles

Popular Articles