Polri Hadir di Ujung Pulau : HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simeulue Obati Warga Dan Alirkan Air Untuk Pulau Siumat

Terkini 03 May 2026 08:19 3 min read 76 views By Admin User

Share berita ini

Polri Hadir di Ujung Pulau : HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simeulue Obati Warga Dan Alirkan Air Untuk Pulau Siumat
Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simeulue menggelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di desa Pulau Siumat, Sabtu, 2 Mei 2026.

SIMEULUE, Teras Aceh. com | Deru speedboat Polres Simeulue pecah di laut biru Pulau Siumat, Sabtu (2/5/2026). Bukan membawa tahanan. Tapi membawa dokter, obat-obatan, mesin pompa air, dan harapan.

 

Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simeulue menggelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di desa paling luar Simeulue Timur itu. Pukul 10.00 WIB, dermaga kayu Pulau Siumat yang biasanya sepi mendadak hidup. Warga berbaris rapi. Lansia digandeng cucunya. Ibu-ibu menggendong balita.

 

 

Kegiatan itu dipimpin langsung Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinan Kennedy, didampingi Wakapolres Kompol Sofyan, S.H., M.M. Tak ada yang hanya duduk manis. Para Kabag, Kasat, Kasie, Ketua Bhayangkari Cabang Simeulue, Tim Kesehatan Klinik Polres, personel Sat Polair, Humas, hingga anggota bintara semua turun.

 

“Kalau bukan kita yang datang, siapa lagi? Masyarakat pulau juga warga Simeulue. Hak mereka sama,” tegas Kapolres saat membuka kegiatan.

 

Tim medis Klinik Polres Simeulue membuka layanan gratis. Lansia diperiksa tensi dan gula darah. Balita ditimbang dan diberi vitamin. Total 82 warga dan 4 balita terlayani hari itu.

 

Seorang nenek berumur 67 tahun, tak bisa menyembunyikan haru. “Sudah 2 tahun nenek tidak ke puskesmas. Ongkos ke kota mahal. Alhamdulillah, polisi datang bawa dokter ke sini,” ucapnya sambil menggenggam obat yang baru diterima.

 

Bukan cuma sembako. Polres menyerahkan mesin pompa air dan tangki air bersih untuk warga Pulau Siumat. Selama ini, warga harus menampung air hujan atau berjalan jauh ke sumur tua saat kemarau.

 

“Air itu nyawa. Semoga bantuan ini bikin ibu-ibu tidak perlu lagi angkut jeriken tengah hari,” kata Kapolres saat menyerahkan bantuan secara simbolis.

 

Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini bukan pencitraan. Ini cara Polri bilang : “Kami ada untuk kalian.” Kehadiran polisi di pulau terluar adalah police presence yang nyata. Bukan menakutkan, tapi menenangkan.

 

Kepala Desa Pulau Siumat mengaku terharu. “Baru kali ini ada Kapolres datang bawa dokter dan pompa air. Anak-anak kami jadi tahu, polisi itu sahabat,” ujarnya.

 

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Senyum warga Siumat jadi bayaran paling mahal bagi seluruh personel.

 

Polres Simeulue menegaskan ini bukan kegiatan sekali lewat. 

 

“Kami akan terus hadir. Dengan data yang akurat, koordinasi yang kuat. Biar bantuan tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar terasa,” tutup AKBP Hendry.

 

Di HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simeulue membuktikan: pengabdian terbaik tak diukur dari bintang di pundak. Tapi dari jejak kaki di pulau terpencil, dan air mata haru seorang nenek yang akhirnya bisa berobat gratis. (ta/as) 

TerasAceh

Recent Articles

Popular Articles