Bupati MONAS Lobi Mensos Gus Ipul, Minta Sekolah Rakyat Gratis Segera Dibangun di Simeulue
JAKARTA, Teras Aceh. com | Ada getir yang dibawa Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H dari pulau. Getir tentang anak-anak cerdas yang terpaksa lipat seragam, karena orang tuanya tak sanggup lagi beli beras, apalagi buku.
Getir itu disampaikan Bupati Simeulue saat Duduk berhadapan dengan Menteri Sosial Drs. H. Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, Selasa, 12/5/2026, di Gedung Kementerian Sosial, Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta.
Bupati yang akrab disapa MONAS itu bicara bukan sebagai kepala daerah. Ia bicara sebagai seorang ayah bagi seluruh anak Simeulue.
“Tolong Pak Menteri,” ucap MONAS lirih, “Percepat Sekolah Rakyat di Simeulue. Jangan biarkan anak-anak kami kalah sebelum bertarung, hanya karena lahir dari keluarga miskin." Ucapnya
Sekolah Rakyat adalah program dari Presiden Prabowo Subianto. Sekolah berasrama, gratis total. Anak dari keluarga miskin akan tidur di kasur yang layak, makan tiga kali sehari, pakai seragam bersih, dan belajar tanpa cemas ditagih uang SPP. Tujuannya satu, memutus rantai kemiskinan yang selama ini diwariskan dari orang tua ke anak.
MONAS tahu, di pulaunya yang jauh di ujung barat Aceh, banyak mutiara terpendam. Anak nelayan yang jago matematika, tapi harus ikut melaut. Anak petani yang hafal Pancasila, tapi harus bantu di kebun. Sekolah Rakyat adalah harapan agar mutiara itu tak lagi tenggelam.
Bupati MONAS juga tak datang hanya bicara soal sekolah. Ia tahu Simeulue adalah pulau yang rawan dengan terjadinya bencana. Karena itu, ia titipkan beberapa permintaan lain ke Gus Ipul.
Permintaan Bupati Monas itu diantaranya, Armada logistik penanganan korban bencana alam dan sosial, Bantuan logistik kebencanaan (buffer stok), Kampung Siaga Bencana (KSB), Perkembangan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSen), Serta afirmasi perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat.
Diakhir pertemuan itu, Bupati Simeulue mengucapkan terima kasih kepada Menteri Sosial Gus Ipul.
" Terima kasih pak menteri atas sambutan dan perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Simeulue. Semoga ikhtiar bersama ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Simeulue, " Ujar Monas
Perjuangan MONAS itu tidak sendiri. Di sampingnya duduk Ketua DPRK Simeulue Rasmanudin H Rahamin, Anggota DPRK Alis Miadin, Kadis Sosial Carles, dan Kabag Prokopim Romaidon Darma. Mereka datang membawa amanah dari pulau.
Pertemuan itu ditutup dengan genggaman tangan erat antara MONAS dan Gus Ipul. Genggaman yang semoga menjadi jembatan, agar kelak, dari pulau terluar itu lahir dokter, insinyur, dan pemimpin bangsa.
Karena bagi MONAS, setiap anak Simeulue berhak bermimpi. Dan tugas negara adalah memastikan mimpi itu tidak mati karena miskin. (ta/ad)