Kejari Geledah Lantai 2 RSUD Simeulue, Sita Dokumen Proyek Gedung Neurologi dan Fisioterapi
SIMEULUE, Teras Aceh. com | Selasa siang itu, suasana RSUD Kabupaten Simeulue mendadak tegang. Tepat pukul 12.15 WIB, Selasa (5/5/2026), Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Simeulue menggeledah lantai 2 rumah sakit, menyasar langsung ruang Bagian Keuangan.
Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Simeulue, Ilham Wahyudi, S.H., M.H., bersama tim penyidik.
Targetnya jelas memburu dokumen terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung Neurologi dan Fisioterapi.
Begitu tiba, tim penyidik langsung menyisir seluruh ruangan di lantai 2, terutama Bagian Keuangan. Satu per satu laci dibuka. Berkas pembayaran kegiatan diperiksa teliti. Komputer dan perangkat pendukung lain tak luput dari pengecekan.
“Penyidik mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diperiksa,” ujar Kajari Simeulue.
Proses penggeledahan berlangsung tertutup dan dijaga ketat.
Kajari Ilham Wahyudi menegaskan, penggeledahan ini bagian dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sedang mereka tangani. Proyek yang dibidik adalah pembangunan Gedung Neurologi dan Fisioterapi di RSUD Simeulue.
“Penggeledahan dan penyitaan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan dalam rangka mengungkap dugaan korupsi pada kegiatan tersebut,” tegas Ilham.
Kejari belum merinci nilai proyek maupun modus yang diduga digunakan. Namun, penyitaan dokumen pembayaran jadi sinyal bahwa penyidik tengah menelusuri aliran dana proyek.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Simeulue belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan. Aktivitas pelayanan rumah sakit tetap berjalan lancar, meski pegawai terlihat sibuk berbisik membicarakan kedatangan tim kejaksaan.
Langkah Kejari Simeulue menggeledah RSUD di siang bolong jadi peringatan keras. Di bawah komando Ilham Wahyudi, kejaksaan tampak serius membongkar dugaan korupsi di daerah kepulauan itu.
Publik Simeulue kini menunggu siapa yang bakal terseret setelah dokumen-dokumen itu dibuka penyidik. Satu yang pasti, lantai 2 RSUD hari itu jadi saksi bahwa hukum sedang bekerja. (ta/as)
Related Articles